BIOGRAFI BENNY KRISNAWARDI
BIOGRAFI
Benny Krisnawardi, akrab dipanggil Benny, lahir di Batusangkar, Provinsi Sumatera Barat. Dibesarkan dalam lingkungan keluarga seniman. Hampir semua anggota keluarga penggemar musik dan tari. Benny mengenal ritme dan berbagai alat musik pertama kali dari ayah sendiri, yang merupakan seniman dan pengajar berbagai alat musik seperti biola, gitar, dan piano.
Cara mengajar ayah yang keras membuat Benny kecil takut melakukan
kesalahan sekecil apapun, apabila ada kesalahan Benny akan menerima hukuman.
Oleh sebab itu Benny lebih tertarik memilih jurusan tari ketika kuliah di Institut Kesenian Jakarta
(IKJ). Pasalnya, disamping telah menguasai beberapa aliran silat Minangkabau
sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, menjelang akhir studi di
Sekolah Menengah Atas (1986), Benny bahkan sudah menjadi penari tetap Gumarang
Sakti Dance Company pimpinan Gusmiati Suid yang saat itu masih menetap di
Batusangkar.
Sejak Tahun 1990, Benny mulai terlibat di berbagai pergelaran tari seniman-seniman Indonesia seperti, Sardono W Kusuno, Yulianti Parani, Farida Faisol, Tom Ibnur, Deddy Luthan, Wiwik Sipala, Boi G Sakti, Hartati, Sukarji Sriman dll. Dari berbagai pengalaman itulah, mendorong Benny untuk mulai menekuni bidang dalam penciptaan tari.
Menginjak tahun ke dua di IKJ, Benny mulai mencipta berbagai karya tari , dan meraih berbagai penghargaan sebagai seorang Koreografer. Pengalaman melahirkan berbagai karya, baik tradisi maupun kontemporer menjadikan Benny Krisnawatrdi dilirik oleh berbagai koreografer dalam maupun luar negeri, seperti Peter Chin (Canada), Gerarl Monstraat (Belanda), Katia Angle (Germany), untuk bekerja koloborsi dalam berbagai karya.
Sebagai penata tari yang tidak pernah berhenti menimba ilmu, kesempatan berkunjung ke berbagai Negara maupun daerah di Nusantara, seperti Sumatera, Jawa, Bali, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Papua bahkan negara lain, menjadi catatan sejarah kehidupan dunia seninya, yang memberi andil sangat besar dalam menemukan jati diri dalam setiap berkarya.
Di samping aktif berkarya, Benny tercatat sebagai pengajar di Jurusan tari Institut Kesenian Jakarta. Selain dari itu, sejak tahun 2000, Benny mendirikan wadah seni “ Sigma Dance Theatre Indonesia (SDTI) “, di daerah Jatimakmur Pondok Gede Bekasi. Sebuah Wadah seni yang dijadikan sebagai tempat berdialog dan mengajak generasi muda mencintai seni budaya Indonesia, melalui pendidikan seni tari yang berwawasan Bhinneka Tunggal Ika.
KARYA TARI YANG TELAH DIHASILKAN
1990 Elan Vital, karya pertama di Jurusan Tari Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
1991 Garis-Garis, karya kedua di Jurusan Tari Institut
Kesenian Jakarta (IKJ)
1992 Sssst-Sssst, Karya pada Pekan
Koreografi Dinas DKI Jakarta
1993 Diatas Kursi Busa, program kunjungan kelompok Putik ke Taman Budaya Padang dan Aski Padang Panjang.
1993 Kasiah, Juara II Festival Koreografer muda DKI Jakarta
1993 Bakutiko, pada HUT ke 10 Gumarang Sakti Dance Company
1994 Bakutiko, Pertunjukan IKJ Dance Company pada Tanz Festival Austria
1995 Sumangaik, karya Ujian Akhir di Jurusan Tari Institut Kesenian Jakarta
1996 Sauak, karya pada program Festival
November, HUT Taman
Ismail Marzuki Jakarta
1997 Warih, karya
pada program Singapore Art Festival
1998 Munsani, karya pada A Dance Respons
in Reality, TIM Jakarta
1998 Bakutiko, karya pada program Kuan Du Art Festival Taipei
1999 Sumangaik
II, karya pada Indonesian
Dance Festival,Tmn Budaya Padang
2001 Lapar, karya produksi Sigma Dance Theatre di Teater Utan Kayu Jakarta
2002 Sembilan Setengah Menit, karya pada Young Indonesian Dances, Goethe House
Jakarta
2003 Mistery Of Love, karya pada Ballet and
Dance Performance,Marlupy Dance Co.Jakarta
2003 Perahu Pinggiran, karya produksi Sigma Dance Theatre pada Jak Art Festival,Jakarta
2003 Kembalikan Ambonku, karya Tari Kolosal ULTAH Kota
Ambon ke 428
2004 Salam(Do’a
anak negeri), karya pada program Spirit Of Harvest 2, Graha Bhakti
Budaya,
Taman
Ismail Marzuki, Jakarta.
2005 Si
Tua Di Kamar Belakang, karya produksi Sigma Dance Theatre.
Di Teater Utan Kayu,
Jakarta.
2006 Si Tua Di Kamar Belakang, pada programIndonesian Dance Festival, Jakarta
2007 Si Tua Di Kamar Belakang, pada program Indonesia Performing Art Mart, Surakarta, Solo
2007 Si Tua Di
Kamar Belakang, Pada program Festival Seni
Surabaya
2007 Saiyo Satido, karya pada program Alergo Adagio, Gedung Kesenian Jakarta
2008 Ibu
Bhumi, pentas kolaborasi bersama Gerard Mostraat, 10 kota di Belanda.
2010 Negeri
Bertuah, karya Kolosal pembukaan Erau Festival, Kalimantan Timur.
2012 Kita
Adalah Satu, karya Kolaborasi Teater Tari Musikal HUT TMII ke37
2012 Tanah
Air, karya kolaborasi bersama Katia Angel, pada Indonsian Dance Festival.
2013 IN
BEETWEN, karya kolaborasi
bersama Katia Angel, di Gedung Kesenia Jakarta.
2013 ZIKRULLAH, karya Pembukaan STQ Kalimantan Timur, di Lamandau
2013 Titian Asa, rekonstruksi karya Gumarang Sakti, di Gedung Kesenian Jakarta
2014 In
Between, karya kolaborasi bersama Katia Angel, program Indonesia Dance Festival,
Di Gedung Kesenia Jakarta (GKJ)
2016 Hablumminannas,
Hablumminallah, karya pada program, MTQ Nasional ke XXVI, di Lombok Nusa Tenggara Barat.
2017 Langkah, pada program
Jakarta Carnival di Tetaer Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
2017 Indonesia
Jaya, karya kolosal kolaborasi, pada program HUT TMII 2017
2017 Sunrise Of Cikadu, karya
presentasi pada program Seniman Mengajar 2017, di Tanjung Lesung, Provinsi
Banten.
2017 Langkah, pada Program The
2nd Minangkabau Culture & Art Festival.
2018 The Beat Of Kujang Palagan, Karya Kolosal Pembukaan PORDA JABAR ke XIII di Pakan Sari Cibinong Bogor.
2018 Manyulam
Kain Joloang, Karya Kolosal Pembukaan Pesona Budaya Minangkabau di Istano
Pagaruyung Batusangkar Sumatera Barat.
2020 Siti Kini. Karya yang lahir saat Pandemi Covid 19 mulai merebak
2020 Jejak
Asa (Dance Film). Bercertita tentang seorang anak muda yang terdampak Virus
Covid19.
2020 "SUWUNG", (Dance Film). Indonesia Dance Festival 2020 (virtual)
2020 "SANG WAKTU LAWAN AKU", (Dance Film). Borobudur Writers Cultural Festival 2020 (virtual)
Pengalaman Menari dengan berbagai KoreografeR
Bersama Gumarang Sakti Dance Company pimpinan Gusmiati Suid dan Boi G Sakti
1986 Mulai
bergabung bersama kelompok Gumarang Sakti
1987 Theatre
and Martial Art
Festival, Calcutta India
1988 International
Festival of Dance Academies, Hongkong
1989 Recontres
International De La Baule, France
1991 Kebudayaan
Indonesia Amerika Serikat (KIAS) festival, USA
1992 The
2nd Jakarta Festival of Performing Art,Indonesia
The
14th Festival of Asian Art, Hongkong
1993 The
10th Anniversary Celebration of Gumarang Sakti Dance Company
1994 Von
Isodar Zu Pina-100 Jahre Moderaser Tanz Festival, Germany
1998 Art
Summit II-The International Festival on Contemporary Performing Art
2000 Jakarta
International Festival
2001 Art
summit III-The Festival on Contemporary Performing Art
2002 Transit
Festival,Berlin
Bersama Intitut Kesenian Jakarta Dance Company
1994 Tanz
Festival, Austria
1998 Kuan
Du Art Festival, Taipei
2011 Promosi
Budaya di Germany
Bersama Pos Indonesia Dance Company (PIDC) Pimpinan Tom Ibnur
1992 2nd
Jakarta International Festival of the Performing Art,GKJ Jakarta
1994 Puisi
dan Tari Solidaritas Senimania Republika
1995 One
way ticket Bosnia
1996 Pergelaran kesenian Pembukaan MTQ Tk Nasional, Ambon
2010 Langkah Bumi Dan Matahari Opening art Theatre Jakarta TIM Jakarta
2014 “Maju
seiring teknologi” di Kalimantan Timur
2014 “Onak Samudera” Esplanade Singapore
Bersama kelompok Tari BATAVIA DANCE JAKARTA
2012 Harmoni
Nusantara “karya Kolosal pembukaan Sea Games” di Palembang
2013 Merajut
Nusantara karya kolosal
opening PON Riau
2013 Gelar Sang Juara Penutupan PON RIAU
2013 Karya Kolosal “Merah Putih” Gerakan Kewirausahaan Nasional
Bersama Sukarji Sriman
1994 Circle
of Blis, Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta dan Austria
1995 Parade
Seni WR Supratman 95, Surabaya
Bersama Piter Chin dari Canada
1994 Jakarta
Festival 94 di Gedung Kesenian Jakarta
1998 Festival
November, di Gedung Kesenian Jakarta
Bersama Kota Yamasaki dari Jepang
1999 Indonesian
Dance Festival, di Graha Bhakti Budaya Jakarta
Bersama Dedi
Lutahan Dance Company
2000 Tui. Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta
Rijoq
Pasir Putih, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta
Pentas Keliling bersama ONG KENG SEN dari Singapure karya “KING LEAR” Produksi Jepang Foundation
1997 Bunka
Mura Theatre Locoon,Tokyo
Kadoma
Citizens Cultural Hall,Lumiere Hall Osaka
Fukuoka
City West Civil Centre
1999 Art
Festival,The Hongkong Academy For Performing Art(The Lyric Theatre)
Kallang
Theatre, Singapore
Teater
Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta
Festival
of Pert, Australia (His
Majesty’s Theatre)
Theatre
Der Welt (Theatre Of The Worl), Berlin
International
Sommerscene 99 in Copenhagen
PENGALAMAN LAIN :
1990 Mulai menjadi Asisten dan Koreografer di Gumarang Sakti Dance Company
1998
Mulai menjadi Asisten dosen
Teknik Tari Minang dan Koreografi di Institut Kesenian
Jakarta.
2000 Mendirikan Wadah Seni Sigma Dance Theatre Indonesia.
2010 Asisten Koreografer Karya Langkah Bumi Dan Matahari, Karya Tom Ibnur Pada peresmian Teater Besar Jakarta.
2011 Asisiten
Koreografer 1 Pembukaan Sea Games di Palembang karya “Merajut Nusantara”
2012 Penanggung
Jawab Artistik karya Armansyah “Cahaya di Ujung Utara”, Midai Natuna
2017 Sutradara sekaligus Koreografer pagelaran karya kolosal “Indonesia Jaya”, Malam puncak HUT TMII 2017
2017 Pengamat Festival Tari
Dewan Kesenian Jakarta 2017.
2017 Juri Lomba Penyaji Tari
Taman Mini Indonesia Indah 2017
2017 Terpilih sebagai seniman
devisi tari pada program Seniman Mengajar 2017
Gelombang II untuk
wilayah Tanjung Lesung Provinsi Banten.
2017 Sebagai Koreografer dalam Pertunjukan
Indonesia Kita bertajuk Preman Parlente di
Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta.
2018 Sutradara sekaligus Koreografer karya The Beat Of Kujang Palagan. Opening Ceremony PORDA JABAR 2018.
2019 Intruktur Lokakarya Tari Rantak Kelompok Nusatari Jakarta
2020 Juri Kategori Tari Tradisional FLS2N Tk. Provinsi
2020 Juri Kategori Tari Tradisional FLS2N Tk. Nasional
2020 Pembicara Tamu Kuliah Umum PRODI Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara (USU)
2020 Pembicara tamu pada program SPARTFEST 2020 Istitut Pertanian Bogor (IPB).

Komentar
Posting Komentar